Candi Badut

Oleh - Ikuti Kami di
facebooktwitterpinterestrssyoutubefacebooktwitterpinterestrssyoutube

Wisata Sejarah Candi Tertua di Jawa Timur

Malang, daerah yang terletak di selatan Surabaya tidak hanya terkenal dengan komoditi apelnya, tetapi juga sebagai daerah tujuan wisata di Jawa Timur. Obyek-obyek wisata yang ditawarkan juga beragam menurut jenis wisatanya. Tak ada salahnya, Anda juga melakukan wisata sejarah dan budaya yang dapat menambah pengetahuan dan kecintaan terhadap bangsa ini. Selain bermanfaat Anda pun akan menemukan fakta-fakta menarik selama melakukan kegiatan wisata sejarah. Salah satu obyek wisata yang menawarkan wisata sejarah peninggalan Kerajaan Kanjuruhan adalah Candi Badut. Candi Badut terletak di daerah Tidar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Secara fisik keadaan candi ini terawat dengan baik, dan pada perayaan hari raya Nyepi candi ini oleh umat Hindu digunakan sebagai tempat penyucian diri sebelum memasuki puasa.

Tempat Ibadat Umat Hindu

Mendengar nama badut, terpikir oleh kita candi ini bentuknya lucu. Namun, tidak seperti namanya, candi ini tidak berbentuk badut. Kata Badut sendiri berasal dari bahasa Sansekerta “Bha-Dyut”, berarti sorot bintang Canopus atau sorot Agastya. Awalnya, candi tersebut diberitakan pertama kali oleh Maureen Brecher, seorang kontrolir bangsa Belanda yang bekerja di Malang. Bangunan candi telah runtuh dengan kondisi tertimbun tanah dan ditumbuhi pohon-pohon besar yang berada di tengah sawah, hanya bagian kaki yang masih dapat dilihat susunannya. Untuk itu, candi dibangun kembali pada tahun 1925-1927 di bawah pengawasan B. De Haan dari Jawatan Purbakala Hindia-Belanda.

Sebagai warisan dari kerajaan yang bercorak Hindu dan berkembang pesat pada pemerintahan Raja Gajayana, candi ini diperkirakan berusia lebih dari 1400 tahun. Bangunannya merupakan perpaduan gaya arsitektur Jawa Tengah dan Jawa Timur. Candi khas Jawa Tengah terlihat dari bagian kaki candi yang rata dan tidak diberi hiasan, serta adanya arca Ganesha, Durga dan Agastya. Bagian sisi badan terdapat relung-relung yang semestinya berisi arca. Namun, hanya tersisa arca Durga Mahisasuramardini. Tak hanya itu, paduan itu juga terlihat dari Prasasti Dinoyo yang dikaitkan dengan pindahnya pusat kerajaan dari Dinasti Sanjaya yang bergeser ke arah timur karena terdesak oleh Dinasti Syailendra.

Bangunan candi terbuat dari batu andesit yang merupakan jenis batuan beku vulkanik. Batu ini umumnya ditemukan di daerah-daerah beraktivitas vulkanik yang tinggi, seperti Indonesia. Batuan tersebut banyak digunakan pada bagunan-bangunan megalitik, candi dan piramida. Anda bisa bayangkan bagaimana kuatnya batu tersebut dan juga dapat mencerminkan kejayaan kerajaan di masa itu. Candi ini bukti tingginya peradaban kerajaan di masa lampau. Meskipun, bangunan badan dan kepala dari candi sudah runtuh dimakan waktu saat ditemukan.

Candi tertua di Jawa Timur ini sering dijadikan tempat upacara-upacara keagamaan bagi pemeluk agama Hindu. Sayangnya, jika tidak ada upacara keagamaan, tempat wisata ini relatif sepi pengunjung, padahal candi tersebut dibuka Senin hingga Minggu, dari pagi sampai sore dan tidak dikenakan biaya alias gratis. Jarak dan lokasi yang cukup jauh, serta melewati permukiman penduduk bisa menjadi alasan kurangnya jumlah kunjungan wisata ke Candi Badut.

Lokasi

Candi Badut terletak di kawasan Tidar, sekitar 10 kilometer di barat Kota Malang. Lokasinya berada di Dusun Karang Besuki, kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk menuju lokasi, Anda dapat menggunakan angkutan kota rute AT dan berhenti di pangkalan Perum Tidar. Perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan ojek atau berjalan kaki karena candi tersebut berada di tengah permukiman penduduk.

1,208 Total kunjungan, 1 kunjungan hari ini

Bagikan artikel ini
facebooktwitterpinterestmailfacebooktwitterpinterestmail

Anda sedang mencari Hotel? langsung masukkan saja kota tujuan dan rencana tanggal menginap di bawah ini
GoIndo

GoIndonesia.com adalah one-stop-shop online travel agent yang melayani pasar Indonesia untuk keperluan wisata maupun bisnis, serta memiliki panduan tujuan wisata lengkap.

Komentar ditutup

Artikel menarik lainnyaclose